Kebon Raya Bogor

Back to Nature @ Kebun Raya Bogor

Semilir angin dingin dengan sinar matahari yang redup menerangi lapangan rumput yang hijau dan bersih. Sedikit percikan hujan menetes dengan sejuk di kulit wajah. Hijau di sekeliling dengan tawa anak- anak dikejauhan. Rasanya sudah lama tidak menyentuh alam yang menentramkan seperti ini. Seandainya Jakarta punya lebih banyak tempat indah seperti Kebun Raya Bogor ini.

kebon-raya-bogor

1 jam sebelumnya
Berangkat dari rumah dengan was was dan tergesa gesa. Maklum mempersiapkan bawaan anak-anak perlu waktu gak sebentar. Tau-tau sudah jam 11, yang berarti kalau macet di perjananan, main sepuasnya di Kebun Raya tinggal impian. Hore banget ternyata jalan menuju Bogor lancar dan bisa sampai sana di jam makan siang.

Kita langsung menuju Surya Kencana atau yang terkenal dengan nama Gang Aut. Jalan ini gak jauh dari Ramayana dan sebenernya hampir berseberangan dengan pintu masuk Kebun Raya Bogor. Cuman berhubung jalannya satu arah, kalau habis dari Gang Aut, harus muter dulu untuk masuk Kebun Raya.

Disana kita cuman makan nasi campur Agih (salah pilih menu karena ternyata menu unggulannya adalah soto mie dengan daging tak halal) dan membeli ngo hiang untuk dibawa pulang. Dekat situ juga ada penjual pepes dalam gerobak dan lumpia yang lumayan terkenal, Tapi kali ini kita gak wisata kuliner.

Setelah puter-puter bingung (setiap kesini, selalu kita lupa lokasi pintu masuknya), akhirnya ketemu gerbang masuknya. Depan gerbang ini banyak dijual kelinci dan pisang serta cukup rame.

Dengan tiket masuk Rp 14rb per orang (anak dihitung juga kecuali bayi) dan Rp 30rb (kalau ga salah) untuk kendaraan roda empat, akhirnya kita cari spot asyik buat bersantai. Gak jauh dari pintu masuk ada danau tenang, Cuman karena cukup bamyak orang disana (dan kayaknya itu lebih cocok buat tempat pacaran hahaha), kita cari tempat lain.

Setelah puter-puter, kita berhenti di taman dekat cafe Dedaun. Disana ada lapangan luas lengkap dengan gawang sepak bola. Kevin langsung melesat lari kesana kemari sambil bermain bola yang kita bawa.

Playing at Kebon Raya Bogor

kebon-raya-bogor-play-with-papa

Playing at Kebon Raya Bogor

Mengajak Chrysant belajar jalan.

Playing at Kebon Raya Bogor

Lucu juga melihat wajah Chrysant saat pertama kali tangannya menyentuh rumput. Mungkin terasa aneh buat dia menyentuh rumput yang basah dan sedikit kasar heheh, Dasar anak kota!

Chrysant at Kebon Raya

Menjelang jam 5, setelah puas balap lari dan makan cemilan (tempat yang bener-bener asyik buat piknik), akhirnya kita bersiap pulang.

kebon-raya-piknik

kebon-raya-bogor-play-with-mama

Balap lari ternyata capek juga

kebon-raya-bogor-chrysant-dan-kevin

Main berdua dengan akur

kebon-raya-bogor-the-three-of-us

Jumping pose, iseng-iseng tapi fun!

kebon-raya-kevin-genit Main sama daun sambil pose genit

Disana juga ada petugas kebersihan yang rajin keliling dengan sapu, jadi kebersihannya terjaga. Tak jauh dari situ juga ada toilet yang bisa digunakan dengan membayar Rp 2000. Cuman menjelang sore sudah tidak ada penjaganya jadi terasa agak spooky hehehe.

Finally kita pulang tanpa bawa oleh-oleh roti unyil atau asinan seperti biasanya. Mungkin lain waktu saat hari masih siang.

Definitely want to come back here soon, back to nature where we can spend time peacefully with fresh sight. Love it so much!

For more gallery, visit here

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of